Pernah nggak sih kalian mampir ke kafe kekinian terus lihat menu bernama Kopi Mont Blanc di daftar paling atas? Kalau iya, kalian nggak sendirian! Minuman satu ini memang lagi jadi tren kopi paling panas di kalangan anak muda Indonesia.
Mont Blanc bukan sekadar kopi biasa, melainkan perpaduan seni seduh yang estetik dengan cita rasa premium yang memanjakan lidah.
Fenomenanya sendiri dimulai dari sebuah kafe di Melbourne bernama Good Measure pada 2022, di mana saking viralnya, mereka bisa menjual hingga 800 gelas setiap harinya.
Lantas, apa sih yang bikin Mont Blanc begitu istimewa? Pada dasarnya, minuman ini merupakan kopi filter dingin yang diseduh dengan rasio presisi 1:16 untuk menjaga keseimbangan rasa.
Yang bikin beda adalah topping krim mengembang yang lembut di atasnya, ditambah parutan kulit jeruk segar dan pala.
Sensasi minumnya mirip seperti menikmati dessert mewah dalam bentuk cairan, memberikan pengalaman sensorik yang lengkap mulai dari aroma hingga tekstur.
Inovasi Rasa Cherry dan Sensasi Dessert dalam Gelas
Nggak mau ketinggalan tren, banyak brand lokal mulai memberikan sentuhan unik pada menu ini, salah satunya Djournal Coffee. Mereka meluncurkan varian Cherry Mont Blanc yang menggunakan buah ceri sebagai pembeda utama.
Alih-alih kulit jeruk, lapisan krimnya dipadukan dengan ceri yang memberikan rasa manis, sedikit asam, dan tekstur yang lebih tebal. Inovasi ini sukses menarik perhatian para pecinta kopi yang mencari profil rasa lebih kompleks namun tetap menyegarkan.
Menurut Cendyarani, President Director Ismaya Group, kehadiran seri Cherry ini memang dirancang untuk memberikan sensasi unik.
Selain varian Mont Blanc, ada juga Cherry Creamy Latte yang lebih lembut dan approachable bagi pemula, serta Cherry Chocolate yang berani dengan perpaduan dark chocolate intens.
Karakter fruity dari ceri memberikan aksen segar yang tidak terlalu dominan, sehingga cocok banget buat menemani waktu produktif atau sekadar nongkrong cantik bareng teman-teman.
Rahasia Dasar Kopi dan Perdebatan Robusta vs Arabika
Sebelum Mont Blanc merajai panggung, menu Americano sudah lebih dulu jadi pilihan wajib di setiap kedai kopi.
Namun, tahukah kalian kalau kunci kelezatan kopi, baik itu Americano maupun Mont Blanc, sangat bergantung pada jenis biji kopi yang digunakan? Perdebatan antara penggunaan biji Robusta atau Arabika selalu jadi topik hangat di kalangan barista.
Robusta dikenal dengan rasa yang lebih bold, pahit, dan punya sentuhan nutty, sementara Arabika menawarkan profil yang lebih kompleks dengan nuansa fruity yang segar.
Ana Himawari, pemilik Kopi Gemolong Sragen, menjelaskan bahwa pilihan biji kopi sepenuhnya kembali pada selera masing-masing individu.
Jika kalian mencari kopi yang lebih ringan dengan aftertaste bersih, Arabika adalah pemenangnya. Namun, jika ingin rasa yang kuat dan menendang, Robusta adalah pilihannya.
Memahami karakter dasar kopi ini sangat penting agar kita bisa menikmati setiap seruputan tanpa merasa terganggu oleh rasa pahit yang berlebihan atau keasaman yang tidak seimbang.
Tips Racik Kopi di Rumah Agar Tidak Terlalu Pahit
Buat kalian tim hemat yang ingin mencoba membuat kopi ala kafe di rumah, ada beberapa hal teknis yang perlu diperhatikan. Salah satu masalah yang sering ditemui adalah rasa kopi yang terlalu pahit alias over-extraction.
Ana Himawari memberikan tips jitu bahwa pengaturan suhu air sangatlah krusial, terutama untuk metode manual brew. Pastikan suhu air tetap terjaga di bawah 90°C untuk menjaga agar karakter asli kopi tidak rusak oleh panas yang berlebihan.
Selain suhu, teknik menuangkan air atau pouring juga nggak boleh asal cepat. Menuang air terlalu kencang bisa menyebabkan ekstraksi yang tidak merata.
Dengan teknik yang pelan dan suhu yang tepat, kalian bisa menghasilkan kopi filter yang seimbang dan nikmat.
Dengan sedikit latihan dan pemilihan biji kopi spesial yang baru dipanggang, kalian bisa menghadirkan sensasi kopi Mont Blanc atau Americano ala barista profesional langsung dari dapur sendiri tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
3 Poin Penting:
-
Tren Kopi Mont Blanc: Merupakan kopi filter dingin dengan lapisan krim lembut dan rempah yang memberikan pengalaman menikmati dessert dalam bentuk minuman.
-
Karakter Biji Kopi: Arabika lebih disukai untuk rasa yang kompleks dan fruity, sedangkan Robusta dipilih bagi mereka yang menyukai kopi dengan rasa bold dan nutty.
-
Teknik Penyeduhan: Kunci kopi enak yang tidak terlalu pahit terletak pada penggunaan suhu air di bawah 90°C dan teknik penuangan air yang perlahan.


![warung nasi bu imas kuliner jawa barat [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/073139500_1681020938-Warung_Nasi_Bu_Imas-300x169.jpeg)
