Search
Search
Search

Cek Fakta: [HOAKS] IPB University Bikin Riset Lewat Model 3D Wajah Nenek Moyang Nusantara

Senin, 10 Agustus 2026

Hoaks riset IPB University (ist)

Warganet kembali dihebohkan oleh beredarnya konten viral di platform media sosial Facebook yang menampilkan gambar rekonstruksi wajah 3D sosok manusia purba.

Narasi yang menyertai unggahan tersebut mengklaim bahwa model visualisasi 3D dari wajah nenek moyang pertama asal Nusantara itu dibuat oleh para ilmuwan dari IPB University.

Unggahan yang menarik perhatian ratusan pengguna internet ini mengeklaim bahwa para peneliti menyusun gambar tersebut dengan mengamati fosil, tulang, dan tengkorak tua dari Ngawi, Jawa Timur.

Informasi palsu ini pertama kali diunggah oleh akun “Nadhira Muhiddin” pada Sabtu (1/8/2026) dan dengan cepat menyebar serta diunggah ulang oleh berbagai akun media sosial lainnya.

Konten tersebut bahkan sempat memicu diskusi hangat di kolom komentar warga net mengenai perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Namun, berdasarkan hasil penelusuran fakta yang mendalam, narasi yang beredar luas di tengah masyarakat tersebut terbukti merupakan berita bohong alias hoaks semata.

Penelusuran Cek Fakta dan Bantahan Resmi Kampus IPB University

Merespons kabar liar yang membawa-bawa nama almamaternya, pihak IPB University langsung memberikan klarifikasi tegas melalui kanal media sosial resminya.

Pihak kampus menyatakan bahwa narasi yang menyebut para peneliti IPB telah berhasil menciptakan visualisasi 3D wajah manusia purba asal Nusantara dari penemuan fosil di Ngawi adalah sama sekali tidak berdasarkan data ilmiah.

Informasi keliru tersebut dipastikan dicatut dari akun-akun yang kerap memublikasikan meme dan berita tidak tervalidasi.

Berdasarkan pengecekan internal dan basis data riset ilmiah kampus, tidak ada satupun akademisi maupun ilmuwan dari IPB University yang menjalankan proyek penelitian pemodelan 3D manusia purba tersebut.

Pernyataan resmi ini dikeluarkan guna membendung misinformasi yang berpotensi menyesatkan pemahaman sejarah dan perkembangan sains bagi publik luas, terutama generasi muda yang kerap mengonsumsi informasi dari media sosial secara cepat.

Imbauan Edukasi Literasi Digital dan Sumber Informasi Terpercaya

Seiring maraknya fenomena pencatutan nama institusi pendidikan tinggi dalam konten hoaks, IPB University mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah menelan mentah-mentah setiap informasi yang beredar.

Publik diminta untuk selalu membiasakan diri melakukan konfirmasi dan mengecek ulang kebenaran sebuah isu langsung dari kanal komunikasi resmi institusi sebelum membagikannya ke khalayak umum.

Langkah pencarian fakta ini sangat krusial dilakukan demi menciptakan ekosistem informasi digital yang lebih sehat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan di era keterbukaan data.

Masyarakat dapat mengakses informasi resmi seputar hasil riset dan kepakaran para ilmuwan IPB melalui situs resmi kampus di ipb.ac.id serta deretan akun media sosial terverifikasi milik kampus.

Pentingnya Menjaga Budaya Saring Sebelum Sharing di Era Digital

Kasus hoaks rekonsruksi wajah 3D manusia purba ini menjadi pengingat penting akan besarnya tantangan literasi digital di Indonesia.

Konten menarik yang mengatasnamakan sains sering kali dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab demi mendulang perhatian dan keterlibatan pengguna media sosial.

Oleh karena itu, kecermatan membaca dan daya kritis masyarakat menjadi benteng utama dalam meredam penyebaran berita bohong.

IPB University menyampaikan apresiasi tinggi kepada publik dan media yang turut aktif dalam membantu meluruskan informasi yang salah.

Kolaborasi bersama antara akademisi, media, dan warga net dipandang sebagai kunci utama dalam memutus mata rantai penyebaran hoaks di ruang digital Indonesia ke depannya.

Statement:

Pernyataan Resmi Tim Manajemen IPB University (Melalui Akun Instagram @ipbtoday)

“Berbagai unggahan media belakangan ini mencatutkan ilmuwan IPB yang diklaim berhasil membuat model 3D untuk memvisualisasikan wajah nenek moyang manusia pertama yang berasal dari Nusantara. Berdasarkan data riset dan informasi internal, ilmuwan IPB tidak pernah melakukan penelitian untuk menciptakan 3D wajah nenek moyang manusia pertama yang berasal dari Nusantara. Informasi tersebut adalah tidak benar atau hoaks.”

“Yuk, cek informasi langsung dari sumber resminya. Pada unggahan ini kami ingin meluruskan informasi yang keliru agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Terima kasih sudah ikut menjadi bagian dari ekosistem informasi yang lebih sehat.”

3 Poin Penting:

  • Klaim Hoaks Viral: Beredar unggahan viral di Facebook yang mengeklaim ilmuwan IPB membuat rekonstruksi 3D wajah nenek moyang Nusantara dari fosil Ngawi.

  • Klarifikasi IPB University: Pihak kampus IPB menegaskan tidak pernah melakukan riset atau membuat pemodelan 3D manusia purba tersebut, serta menyebut narasi berasal dari akun meme.

  • Edukasi Literasi Digital: Pihak IPB mengajak masyarakat untuk membiasakan saring sebelum sharing serta memverifikasi isu ilmiah langsung dari situs dan medsos resmi institusi.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

Rame 24 Jam

Rame Sepekan