Guys, Bumi lagi kasih surprise yang nggak terduga! Sebuah gunung berapi purba di Ethiopia, bernama Hayli Gubbi, tiba-tiba meletus pada Senin (24/11/2025) kemarin, setelah tidur panjang alias dorman selama 12 ribu tahun!
Bayangin, terakhir dia erupsi itu di akhir Zaman Es!
Letusan Gunung Hayli Gubbi ini bukan main-main, lho. Menurut Pusat Peringatan Abu Vulkanik Toulouse (VAAC), semburan abu vulkaniknya mencapai ketinggian fantastis, yaitu 14 kilometer ke atmosfer!
Gunung setinggi 500 meter ini terletak di Provinsi Afar, sekitar 800 kilometer dari ibu kota Ethiopia, Addis Ababa, tepatnya di lembah Rift tempat dua lempeng tektonik bertemu.
Abu Vulkanik Nyeberang Benua Sampai Yaman
Yang bikin melongo, abu vulkanik dari letusan purba ini traveling jauh banget! VAAC menyatakan bahwa jangkauan semburan abu Gunung Hayli Gubbi sampai menyentuh wilayah Yaman, Oman, India, hingga wilayah utara Pakistan.
Kebayang nggak sih, abu dari Ethiopia bisa sampai sejauh itu?
Sebenarnya, gunung ini sudah menunjukkan aktivitas erupsi beberapa kali sejak Minggu (23/11), sebelum puncaknya pada Senin. Letusan ini jadi perhatian global karena lamanya masa istirahat gunung tersebut.
Dorman Sejak Masa Holosen
Lembaga Simthsonian untuk Program Aktivitas Vulkanik Global mencatat bahwa Gunung Hayli Gubbi memang belum pernah erupsi sejak masa Holosen, yaitu periode yang dimulai 12 ribu tahun lalu di akhir zaman es. Ini menegaskan bahwa letusan kali ini adalah peristiwa yang sangat langka dalam sejarah geologi.
Simon Carn, ahli vulkanologi dan profesor dari Universitas Teknologi Michigan, mengonfirmasi hal ini di Bluesky.
Ia menyebut bahwa Hayli Gubbi “tidak memiliki riwayat letusan masa Holosen.” Ini kayak penemuan harta karun, tapi versi bencana alam.
Otoritas Setempat Belum Bersuara
Meskipun letusan ini menarik perhatian ilmuwan global, hingga kini pihak otoritas Provinsi Afar belum memberikan respons resmi mengenai dampak di lapangan.
Pertanyaan mengenai kemungkinan jumlah korban meninggal dunia dan jumlah warga yang mengungsi masih belum terjawab.
Tentu saja, letusan gunung purba seperti ini memerlukan penanganan serius dari otoritas setempat, mengingat lokasi geografisnya yang berada di zona pertemuan lempeng tektonik.
Kita berharap para ilmuwan dan pemerintah setempat segera bekerja sama untuk memantau aktivitas vulkanik ini dan memastikan keselamatan warga di sekitar Gunung Hayli Gubbi.
3 Poin Penting
-
Letusan Setelah 12 Ribu Tahun Tidur: Gunung berapi purba Hayli Gubbi di Provinsi Afar, Ethiopia, meletus pada Senin (24/11), menandai erupsi pertamanya sejak masa Holosen (akhir Zaman Es) atau 12 ribu tahun lalu.
-
Abu Vulkanik Jangkau Asia: Letusan menyemburkan abu vulkanik setinggi 14 kilometer ke atmosfer, dengan jangkauan abu yang sangat luas hingga ke Yaman, Oman, India, dan wilayah utara Pakistan.
-
Lokasi Tepat di Lembah Rift: Gunung setinggi 500 meter ini terletak di lembah Rift, zona di mana dua lempeng tektonik bertemu, menambah signifikansi geologis letusan tersebut.
![banjir kampung cogreg [dok. tribun]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/BANJIR-TANGERANG-6H8.jpg-300x169.webp)
![Banjir di U-turn Samsat Jakarta Barat [dok. X/@TMCPoldaMetro]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/full_1772943230180953_806b21a990_berita_pusat-pemberitaan-300x168.webp)
![bantargebang tim sar [Metrotvnews.com/Antonio]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/a_69ad6b9a64b72-300x225.jpg)
![sungai dengkeng [dok. antara]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/KALI-DENGKENG-MELUAP-1-300x200.webp)