Kawasan wisata alam ikonik Gunung Bromo kembali menghadapi tantangan serius akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas.
Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, turun langsung ke lokasi untuk meninjau penanganan bencana di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Dalam peninjauan tersebut, Menhut menegaskan komitmen pemerintah untuk mengerahkan helikopter water bombing secara maksimal sampai seluruh titik api benar-benar padam total.
Kunjungan lapangan yang berlangsung pada Minggu (9/8) tersebut turut didampingi oleh jajaran pejabat TNBTS, personil TNI, Polri, serta kepala daerah dari wilayah terdampak.
Langkah kolaboratif ini diambil demi memadukan strategi pemadaman dari darat dan udara secara bersamaan.
Raja Juli menyebutkan bahwa pemadaman udara menjadi kunci utama untuk menjangkau medan-medan terjal yang sulit diakses oleh petugas di jalur darat.
Medan Terjal Tebing P-30 hingga Gunung Dingklik Jadi Fokus Pemadaman
Sejumlah titik api terpantau masih membakar vegetasi di area yang terisolasi, seperti kawasan Tebing P-30 di Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, serta kawasan sekitar Gunung Dingklik di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.
Petugas gabungan terus bersiaga ketat di sekitar lokasi untuk menahan laju penyebaran api agar tidak merembet semakin luas ke permukiman warga maupun area konservasi inti.
Faktor cuaca cerah pada Operasi Penanganan Karhutla kali ini sangat membantu optimalisasi armada helikopter di udara.
Jika pada hari sebelumnya helikopter hanya bisa terbang hingga siang hari akibat angin kencang dan kabut tebal, kini tim udara dapat melakukan manuver penyiraman hingga sore hari.
Dalam kondisi ideal, satu unit helikopter dapat melakukan penyiraman air hingga 30 kali dalam sehari.
Luas Kebakaran Tembus 520 Hektare dan Penutupan Total Empat Akses Bromo
Berdasarkan data verifikasi sementara di lapangan, total luas kawasan Gunung Bromo yang terdampak kebakaran telah mencapai sekitar 520 hektare.
Bahkan, sekitar 300 hektare di antaranya hangus terbakar hanya dalam kurun waktu satu malam sebelum peninjauan dilakukan. Angka ini menjadi perhatian serius pihak kementerian dan pemda untuk mempercepat proses isolasi area terdampak.
Demi menjaga keselamatan masyarakat dan mempermudah lalu lintas armada pemadam, empat pintu akses masuk menuju kawasan Gunung Bromo ditutup total.
Penutupan jalur dari wilayah Kabupaten Malang, Lumajang, Pasuruan, dan Probolinggo ini berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan. Pengunjung dan wisatawan diimbau untuk bersabar serta mematuhi arahan resmi dari pihak berwenang di lapangan.
Komitmen Pemulihan Ekosistem TNBTS Pascapemadaman
Pemerintah berjanji tidak akan menarik armada udara sebelum kawasan TNBTS benar-benar bersih dari potensi bara api tersembunyi.
Sinergi antara tim darat dari BPBD, Perhutani, relawan lokal, serta bantuan water bombing udara menjadi tumpuan utama penanganan krisis ekologi di kawasan pegunungan Jawa Timur ini.
Setelah proses pemadaman selesai, langkah inventarisasi kerusakan ekosistem dan program rehabilitasi lahan dipastikan bakal segera dirancang.
Pihak kementerian bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk mengembalikan kelestarian lingkungan Bromo agar dapat kembali menjadi destinasi wisata alam yang aman dan mempesona.
Statement:
Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan (Menhut) RI
“Kalau per hari ini, mereka sampai jam 17.00 WIB. Karena udara baik ini kan. Kalau kemarin sampai jam 13.30, sudah ada angin kencang, kembali kabut. Mulai hari ini cerah. Kalau belum padam, mungkin harus sampai padam.”
3 Poin Penting:
-
Penanganan Karhutla Bromo: Menhut Raja Juli Antoni meninjau lokasi kebakaran di Bromo dan memaksimalkan operasi helikopter water bombing hingga seluruh titik api padam.
-
Dampak dan Area Terbakar: Kebakaran melalap sekitar 520 hektare lahan di TNBTS, dengan titik api signifikan di Tebing P-30 (Probolinggo) dan Gunung Dingklik (Pasuruan).
-
Penutupan Akses Wisata: Empat pintu masuk menuju Bromo dari Kabupaten Malang, Lumajang, Pasuruan, dan Probolinggo ditutup total untuk kelancaran pemadaman dan keselamatan umum.



