Search

Bikin Netizen Gagal Fokus! Pernyataan Simpang Siur Presiden Prabowo Soal Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kilogram dan Profesi Asli Susanah

Sabtu, 15 Agustus 2026

Susanah (ist)

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR/MPR RI mendadak menjadi perbincangan super hangat di berbagai platform media sosial.

Dalam potongan video yang viral, Presiden sempat memperkenalkan seorang buruh harian asal Kabupaten Bogor bernama Susanah.

Namun, perhatian publik dan netizen langsung tersedot ketika beliau menyebutkan angka upah pengupas bawang yang fantastis, yakni mencapai Rp700.000 per kilogram.

Unggahan mengenai cuplikan pidato tersebut langsung memicu aneka reaksi dari warganet hingga para pelaku usaha di lapangan.

Akun-akun media sosial bahkan sempat mengkalkulasikan bahwa jika seorang buruh sanggup mengupas 10 kilogram bawang per hari, maka pendapatan bulanannya bisa menembus angka ratusan juta rupiah.

Sontak, kekeliruan data nominal ini langsung mengundang tanda tanya besar karena sangat jauh dari realitas harga pasar.

Reaksi Keras Pedagang Bawang dan Sorotan Kritis Netizen di Jagat Maya

Tentu saja kalkulasi upah sebesar itu membuat para pengusaha dan pengepul bawang di berbagai daerah dibuat heran tak percaya.

Seorang pedagang bawang dengan akun @picknavvin1 di media sosial X memperhitungkan bahwa jika tarif mengupas bawang benar-benar Rp700.000 per kilogram, maka biaya yang harus dikeluarkan untuk memproses stok 8 ton bawang milik usaha rumahannya bakal membengkak hingga Rp5,6 miliar, sebuah angka yang melampaui total nilai jual barang di pasar induk.

Kritik dan komentar kocak pun berhamburan membanjiri kolom komentar jagat maya. Banyak netizen menganggap bahwa kekeliruan pengucapan data tersebut terjadi karena tim penyusun naskah pidato yang kurang cermat dalam mengolah data lapangan.

Mengingat harga pasar 1 kilogram bawang merah saja saat ini berkisar antara Rp30.000 hingga Rp55.000, angka upah pengupasan tersebut dinilai sangat tidak masuk akal dari sudut pandang bisnis mana pun.

Klarifikasi Resmi Komdigi Soal Pekerjaan Asli dan Nominal Upah Susanah

Guna meluruskan kesalahpahaman yang terlanjur meluas di tengah publik, klarifikasi resmi akhirnya dirilis melalui laman kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Berdasarkan penelusuran fakta di lapangan, sosok Ibu Susanah yang diundang ke Gedung DPR/MPR RI tersebut sebenarnya bukanlah buruh pengupas bawang, melainkan seorang pekerja keras yang melakoni berbagai pekerjaan harian untuk menyokong perekonomian keluarganya.

Ibu Susanah yang berdomisili di Cileungsi, Kabupaten Bogor, sehari-hari bekerja sebagai penjahit kain majun, yaitu memanfaatkan kain perca sisa bahan konveksi untuk dijadikan lap pembersih.

Nominal asli dari upah yang diterima Ibu Susanah bukanlah Rp700.000, melainkan Rp700 rupiah untuk setiap kilogram kain majun yang berhasil ia jahit.

Dalam sehari, beliau biasanya sanggup menyelesaikan pengerjaan sekitar 20 kilogram kain majun.

Pengabdian di Dapur Makan Bergizi Gratis demi Masa Depan Keluarga

Rutinitas harian Ibu Susanah yang berdedikasi tinggi ternyata tidak berhenti pada pekerjaan menjahit kain majun saja.

Selepas menyelesaikan target jahitan kain perca di pagi hari, wanita tangguh ini bergegas menuju Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat sekitar pukul 13.00 WIB untuk membantu menyiapkan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah.

Berkat ketekunan dan kerja kerasnya melakoni berbagai profesi harian tersebut, Ibu Susanah menjadi salah satu sosok teladan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang diundang langsung dalam momen bersejarah pidato kenegaraan.

Momen salah sebut angka dalam pidato tersebut kini menjadi evaluasi penting bagi jajaran kementerian terkait dalam menyajikan validasi data yang presisi sebelum disampaikan ke hadapan publik.

Statement:

Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia

“Hari ini hadir bersama kita Ibu Susana dari Kabupaten Bogor. Dia bekerja sebagai buruh harian… Buruh harian mengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram.”

3 Poin Penting

  • Viral Salah Sebut Upah: Pidato Presiden Prabowo viral karena salah menyebutkan upah buruh kupas bawang Ibu Susanah sebesar Rp700.000 per kilogram.

  • Reaksi Pelaku Usaha: Pengusaha dan warganet menyoroti nominal tersebut karena jauh melebihi harga pasar bawang merah yang hanya berkisar Rp30.000-Rp55.000 per kilogram.

  • Klarifikasi Resmi Komdigi: Komdigi meluruskan bahwa Ibu Susanah sebenarnya penjahit kain majun dengan upah Rp700 per kilogram dan pekerja di Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan