Gengs, siap-siap buat merayakan sejarah luar angkasa! Pada November 2026 mendatang, penjelajah legendaris NASA, Voyager 1, akan mencapai tonggak sejarah baru yang bikin merinding. Untuk pertama kalinya, wahana buatan manusia ini akan berjarak 1 hari cahaya dari Bumi!
Ini berarti Voyager 1, yang sudah 50 tahun menjelajahi antariksa sejak diluncurkan pada 5 September 1977, akan menjadi objek buatan manusia pertama yang mencapai jarak terjauh tersebut.
Voyager 1 sendiri diluncurkan bersama Voyager 2 untuk mempelajari planet-planet di luar angkasa, memanfaatkan posisi planet yang presisi untuk melakukan manuver ketapel dengan bantuan gravitasi.
Kecepatan Maksimal dan Goodbye Sinyal
Voyager 1 ini enggak main-main soal kecepatan. Wahana ini bisa ngebut sampai 38 ribu mil per jam (61.115 km per jam).
Saat ini, dia sudah berada sekitar 15,67 miliar mil dari Bumi, jauh bangat! Tahun depan, dia akan mencapai jarak 1 hari cahaya atau setara dengan 16,09 miliar mil.
Meskipun pencapaian ini bikin bangga, ada juga kabar sad ending-nya. Sekitar 11 tahun lagi, tepatnya pada 2036, Voyager 1 diperkirakan akan melampaui jangkauan komunikasi Bumi.
Seluruh sumber energinya hanya akan bertahan sementara hingga akhirnya fungsinya benar-benar berhenti. Jadi, nikmati kejayaannya selagi masih bisa kirim sinyal!
Sudah Nembus Ruang Antarbintang, Lanjut ke Awan Oort
Voyager 1 ini memang udah langganan bikin sejarah. Sebelumnya, pada 25 Agustus 2012, wahana ini berhasil mencapai tonggak penting lainnya: melewati heliopause dan memasuki ruang antarbintang.
Sebagai informasi, heliopause adalah batas di mana pengaruh langsung dari Matahari udah lemah banget, sehingga enggak kuat lagi menolak aliran radiasi antarbintang.
Meskipun udah nembus ruang antarbintang, perjalanan Voyager 1 di alam semesta masih panjang banget.
Selanjutnya, wahana ini akan menempuh waktu super lama untuk melewati Awan Oort, yaitu kumpulan komet dan objek kecil sisa pembentukan tata surya.
Perjalanan Epic Tiga Abad ke Ophiuchus
Jangan kaget, guys, tapi Voyager 1 butuh waktu tiga abad hanya untuk mencapai titik terdekat Awan Oort, dan waktu tempuh untuk melewati keseluruhan awan tersebut mencapai 30 ribu tahun!
Perjalanan yang benar-benar enggak terbayangkan lamanya.
Setelah berhasil melewati Awan Oort, wahana bersejarah ini akan terus melaju menuju konstelasi Ophiuchus. Puncak perjalanannya? Voyager 1 diperkirakan akan berada 1,7 tahun cahaya dari bintang dalam konstelasi Ursa Minor pada tahun 40.272 M!
Bisa dibilang, ini adalah warisan teknologi manusia yang akan terus melaju melintasi galaksi.
3 Poin Penting
-
Cetak Sejarah Jarak Terjauh: Pada November 2026, Voyager 1 (wahana buatan manusia yang diluncurkan tahun 1977) akan mencapai jarak 1 hari cahaya dari Bumi ($16,09$ miliar mil), menjadikannya objek buatan manusia terjauh.
-
Sudah Masuk Ruang Antarbintang: Voyager 1 telah melewati heliopause dan memasuki ruang antarbintang sejak 2012, namun diperkirakan akan melampaui jangkauan komunikasi Bumi pada tahun 2036 seiring menipisnya sumber energi.
-
Perjalanan Antariksa Super Panjang: Setelah hampir setengah abad perjalanan, Voyager 1 masih harus menempuh waktu tiga abad untuk mencapai Awan Oort dan akan mencapai konstelasi Ursa Minor dalam waktu puluhan ribu tahun.



![spaceX elon musk [dok. instagram]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/SpaceXs-Elon-Musk-announced-that-the-Starship-rocket-will-make-its-first-flight-to-Mars-by-the--e1771222510226-300x168.jpg)