Search
Search
Search

Kanada Diam-Diam Siapkan Skenario Terburuk Jika AS Nekat Invasi

Selasa, 6 Oktober 2026

Kanada (shutterstock)

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengungkap bahwa pemerintahnya selama setahun terakhir telah mempersiapkan negara menghadapi kemungkinan terburuk dalam hubungan dengan Amerika Serikat (AS), termasuk skenario invasi militer.

Dalam wawancara dengan The New York Times, Carney menyebut ancaman tersebut memang sangat kecil kemungkinannya, tetapi dampaknya bisa sangat besar bagi Kanada.

Pengakuan itu muncul ketika hubungan Ottawa dan Washington semakin tegang, terutama sejak Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden AS.

Ketika ditanya soal ancaman Trump untuk menjadikan Kanada sebagai negara bagian ke-51 AS, Carney mengisyaratkan bahwa pemerintah Kanada benar-benar mempertimbangkan risiko tersebut, meski tidak menganggapnya sebagai skenario utama.

Kanada Mulai Kurangi Ketergantungan pada AS

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari manajemen risiko dan bukan tanda bahwa Kanada memperkirakan invasi benar-benar akan terjadi.

Carney juga mengungkap bahwa pemerintah Kanada tengah mengurangi ketergantungan terhadap AS, khususnya dalam sektor strategis seperti teknologi satelit dan jet tempur.

Diversifikasi Jadi Strategi Utama

Dalam wawancara tersebut, Carney menjelaskan bahwa Kanada sedang berupaya memperluas hubungan ekonomi, teknologi, serta rantai pasok dengan negara lain.

Strategi tersebut dinilai penting agar Kanada tidak terlalu rentan jika hubungan dengan Washington kembali memburuk atau kebijakan AS berubah secara drastis.

Carney juga menilai diversifikasi justru dapat membuat Kanada menjadi mitra yang lebih kuat bagi AS pada masa mendatang.

Meski hubungan kedua negara sedang menghadapi tekanan, Carney mengatakan dirinya dan Trump masih sering berkomunikasi, termasuk setelah perundingan perdagangan kedua negara runtuh akibat perang tarif.

Carney Hadapi Trump dengan Gaya Langsung

Dalam beberapa bulan terakhir, Carney muncul sebagai salah satu pemimpin yang paling vokal menghadapi ketidakpastian kebijakan Trump.

Ia sebelumnya menyampaikan strategi Kanada di World Economic Forum di Davos dengan menekankan pentingnya diversifikasi daripada menutup diri dari dunia.

Menurutnya, Kanada harus mampu memperkuat posisi sendiri tanpa memutus hubungan dengan AS yang selama ini menjadi sekutu dan mitra dagang utama.

Hubungan Ottawa-Washington Tetap Berjalan

Carney mengatakan komunikasinya dengan Trump masih berlangsung meski keduanya kerap berbeda pandangan.

Sebelumnya, Trump memang pernah menyatakan bahwa kemungkinan AS menggunakan kekuatan militer terhadap Kanada sangat kecil dan bahwa tekanan ekonomi akan menjadi alat utama untuk mencapai tujuan politiknya.

Ancaman yang Kecil, Dampaknya Besar

Meski invasi AS ke Kanada dianggap sangat tidak mungkin, sejumlah perkembangan membuat isu tersebut tidak lagi sepenuhnya dianggap sebagai lelucon oleh publik Kanada.

Setelah AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro pada Januari 2026, survei Leger menunjukkan lebih dari 30 persen warga Kanada percaya invasi AS terhadap negaranya mungkin terjadi.

Matthew Schmidt, profesor madya bidang keamanan nasional di University of New Haven, menilai persiapan Kanada menunjukkan perubahan besar dalam tatanan keamanan global.

Menurutnya, pemerintah Kanada memang perlu mempertimbangkan masa depan hubungan dengan AS, termasuk risiko bahwa kerja sama keamanan kedua negara dapat digunakan untuk kepentingan yang merugikan Ottawa.

Ia menilai masyarakat AS mungkin tidak terlalu serius menanggapi komentar Trump soal Kanada sebagai negara bagian ke-51, tetapi situasinya berbeda di Kanada.

Statement:

Mark Carney, Perdana Menteri Kanada

“Itu hanya manajemen risiko. Itu bukan skenario utama yang kami perkirakan, tetapi tidak mempersiapkannya akan menjadi tindakan yang tidak bertanggung jawab.”

3 Poin Penting

  • Kanada menyiapkan skenario terburuk menghadapi AS, termasuk kemungkinan invasi, meski Carney menilai peluangnya sangat kecil.
  • Ottawa mengurangi ketergantungan pada Washington dengan mendiversifikasi pemasok dan hubungan ekonomi serta memperkuat sektor strategis seperti teknologi dan pertahanan.
  • Hubungan Kanada-AS tetap terbuka, tetapi ketegangan politik dan perdagangan membuat Ottawa merasa perlu meningkatkan kemandirian serta kesiapan nasional.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

Rame 24 Jam

Rame Sepekan