Peristiwa kebakaran hebat melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang berlokasi di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8/2026) malam.
Insiden mengejutkan ini langsung menyedot perhatian publik serta mendorong pihak kepolisian bergerak cepat untuk mengurai titik terang penyebab munculnya si jago merah.
Pihak Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat bergerak sigap dengan mengumpulkan berbagai petunjuk awal di lokasi kejadian.
Hingga Sabtu (8/8/2026) dini hari, aparat kepolisian tercatat sudah memeriksa sebanyak 10 orang saksi kunci guna memperjelas kronologi peristiwa mengerikan tersebut.
Polisi Periksa Saksi Kunci di Lokasi Kejadian
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menjelaskan bahwa proses pemeriksaan saat ini difokuskan kepada orang-orang yang melihat dan mengetahui detik-detik awal kemunculan api.
Para saksi tersebut mencakup para pegawai yang sedang berada di dalam gedung serta warga masyarakat yang bermukim di sekitar area kejadian.
Dugaan Awal Sumber Api dari Area Renovasi
Berdasarkan hasil penggalian keterangan awal dari para saksi, muncul dugaan kuat bahwa api pertama kali berkobar dari area lantai 11 yang saat itu tengah menjalani proses renovasi.
Kendati demikian, kepolisian menegaskan bahwa informasi awal ini masih bersifat sementara dan membutuhkan pembuktian komprehensif lebih lanjut.
Olah TKP Tunggu Situasi Gedung Aman
Meskipun tahapan pemeriksaan saksi terus berpacu, kepolisian belum bisa menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh.
Langkah penanganan fisik ditunda sementara lantaran proses pemadaman oleh petugas pemadam kebakaran masih berlangsung aktif dan kondisi struktur bangunan belum sepenuhnya aman.
Untuk memastikan penyebab utama kebakaran secara akurat, pihak kepolisian akan menerjunkan Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.
Tim ahli forensik tersebut dijadwalkan bakal langsung turun mengolah lokasi begitu area gedung dinyatakan steril dan aman untuk pemeriksaan teknis.
Kronologi Penanganan dan Pengerahan Personel Damkar
Berdasarkan catatan resmi Command Center Damkar, laporan darurat mengenai insiden kebakaran ini pertama kali masuk pada pukul 21.30 WIB melalui layanan Jakarta Siaga 112.
Petugas pemadam kebakaran bertindak responsif dan tiba di lokasi sekitar pukul 21.40 WIB untuk melakukan operasi pemadaman masif.
Guna memadamkan kobaran api yang membakar gedung, petugas mengerahkan armada pemadam kebakaran beserta sekitar 100 personel ke lokasi penanganan.
Hingga kini, kepolisian memastikan kesimpulan akhir mengenai pemicu utama kebakaran baru akan diumumkan secara resmi setelah analisis forensik dan olah TKP rampung sepenuhnya.
Statement:
Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, Kapolres Metro Jakarta Pusat
“Kurang lebih saat ini sudah 10 orang yang kami lakukan interview langsung di lapangan.”
“Masih akan kami pastikan. Semua keterangan saksi akan dikonfirmasi.”
3 Poin Penting:
-
Pemeriksaan Saksi: Kepolisian telah memeriksa 10 orang saksi kunci (pegawai dan warga sekitar) untuk menelusuri kronologi awal kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta.
-
Dugaan Titik Awal Api: Api diduga berasal dari lantai 11 yang sedang direnovasi, namun kepolisian masih mendalami dan memverifikasi kebenaran informasi tersebut.
-
Keterlibatan Puslabfor Polri: Olah TKP teknis dan penentuan penyebab pasti kebakaran akan dilakukan oleh Tim Puslabfor Polri setelah kondisi gedung dinyatakan aman oleh petugas damkar.

![Prabowo Subianto [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/hsXU1IwbJskKDgPz20260311081027-300x200.jpg)

