Search
Search
Search

Primata Juga Suka “Pelihara” Hewan Lain, Ini Bukti Ilmiahnya

Selasa, 1 September 2026

Monyet pelihara anjing (getty Images)

Selama ini manusia kerap dianggap sebagai satu-satunya makhluk hidup di bumi yang memiliki kebiasaan unik memelihara hewan, memberi makan, serta merawat mereka dengan kasih sayang.

Namun, pandangan tersebut kini mulai bergeser seiring hadirnya temuan ilmiah terbaru yang cukup mengejutkan.

Penelitian teranyar mengungkapkan bahwa kelompok primata seperti kera dan monyet ternyata juga melakukan interaksi serupa dalam skala yang lebih kecil.

Perilaku unik tersebut mencakup kemampuan membangun ikatan persahabatan dengan spesies lain, merawat anjing liar, hingga mengasuh anak hewan beda spesies selama berbulan-bulan.

Fenomena menarik ini menunjukkan bahwa benih-benih empati dan dorongan untuk berinteraksi dengan hewan lain sejatinya telah tertanam dalam alur evolusi primata sejak ribuan tahun lalu.

Hasil Studi Ilmiah Temukan Ratusan Interaksi Unik Primata dan Hewan Lain

Penelitian komprehensif ini dipimpin oleh Cyril Grueter, seorang antropolog evolusioner terkemuka dari School of Anthropology and Museum Ethnography Oxford.

Dalam studi yang telah dipublikasikan secara resmi di jurnal Primatestersebut, tim peneliti berhasil mengumpulkan sebanyak 427 catatan interaksi antar-spesies yang melibatkan berbagai jenis primata di alam liar maupun lingkungan penangkaran.

Data ilmiah tersebut dihimpun dari puluhan penelitian yang pernah dipublikasikan, rekaman foto, dokumentasi video, hingga hasil survei mendalam terhadap 37 peneliti lapangan.

Dari data yang terkumpul, tercatat ada 88 spesies primata yang terbukti melakukan kontak sosial dengan 127 spesies hewan lain, mulai dari anjing, rusa, tupai, babi, burung, katak, hingga berbagai jenis serangga.

Aktivitas Bermain dan Grooming Jadi Bentuk Interaksi Paling Dominan

Secara keseluruhan, tim peneliti mengelompokkan bentuk interaksi unik tersebut ke dalam 17 kategori perilaku.

Dari puluhan kategori yang ada, dua bentuk interaksi bersahabat yang paling dominan ditemukan di lapangan adalah aktivitas bermain bersama (139 kasus) serta perilaku saling merawat atau membersihkan tubuh alias grooming (136 kasus).

Menariknya, dalam mayoritas kasus yang tercatat, pihak primata yang selalu mengambil inisiatif terlebih dahulu untuk mendekati hewan lain.

Pola perilaku ini juga sangat bervariasi apabila dilihat berdasarkan jenis kelamin dan tingkatan usia primata. Kelompok betina dewasa mencatatkan porsi interaksi bersahabat paling tinggi dan sangat jarang berlaku kasar.

Sebaliknya, jantan dewasa lebih dominan mencatatkan perilaku kasar, sementara kelompok primata muda atau anak-anak menjadi yang paling aktif dalam hal aktivitas bermain bersama hewan lain.

Potret Pengasuhan Bayi Marmoset Hingga Kisah Haru Gorila Koko

Meskipun sebagian besar interaksi berlangsung lembut, peneliti tak menampik adanya beberapa catatan interaksi yang tergolong kasar hingga menyebabkan hewan kecil tewas.

Kendati demikian, banyak pula kasus pengasuhan yang sangat menyentuh hati.

Salah satu contoh paling mencolok terjadi di Brasil, di mana kelompok kera kapusin liar terbukti mengadopsi seekor bayi marmoset selama sedikitnya sepuluh bulan dan merawatnya layaknya anak sendiri.

Kisah legendaris lainnya juga pernah dicatatkan pada dekade 1980-an oleh seekor gorila terkenal bernama Koko.

Gorila pintar tersebut secara intuitif merawat seekor anak kucing bernama All Ball dengan penuh kasih sayang layaknya mengasuh keturunannya sendiri.

Kehadiran temuan ini diharapkan dapat membuka wawasan baru bagi para ilmuwan untuk memahami perkembangan evolusi empati serta fleksibilitas sosial pada dunia hewan.

Statement:

Cyril Grueter, Antropolog Evolusioner Oxford University

“Perilaku ini tidak serta-merta sama dengan memelihara hewan seperti yang kita kenal pada manusia, tetapi hal tersebut mungkin mewakili beberapa fondasi evolusi penting yang akhirnya membentuk hubungan kemitraan antara manusia dan hewan.”

3 Poin Penting:

  • Temuan Perilaku Memelihara pada Primata: Studi Oxford menunjukkan kera dan monyet juga memiliki kebiasaan merawat, mengasuh, dan bersahabat dengan spesies hewan lain di alam liar.

  • Dominasi Aktivitas Bermain dan Grooming: Penelitian mencatat 427 interaksi antar-spesies, dengan aktivitas bermain bersama dan grooming menjadi bentuk kontak yang paling sering dilakukan.

  • Fondasi Evolusi Empati Hewan: Kasus kera mengadopsi bayi marmoset hingga gorila Koko merawat anak kucing menjadi bukti ilmiah adanya fondasi evolusi empati pada primata.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

Rame 24 Jam

Rame Sepekan