Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengumumkan telah menangkap total 3.195 orang terkait aksi perusakan dalam rentetan demonstrasi yang terjadi di 15 wilayah Polda di Indonesia, sejak 25 hingga 31 Agustus 2025.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 55 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan 387 orang lainnya dipulangkan.
Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mayoritas penangkapan dilakukan di Polda Metro Jaya dengan jumlah 1.240 orang, disusul Polda Jawa Timur (709 orang) dan Polda Jawa Tengah (653 orang).
Presiden Perintahkan Tindakan Tegas
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto telah menugaskan Kapolri dan Panglima TNI untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran hukum, termasuk penjarahan dan perusakan fasilitas umum maupun properti pribadi pejabat.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa langkah terukur akan diambil untuk mengatasi tindakan kriminal tersebut.
Statement:
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko
“Ini data sementara yang terhimpun, 3.195 orang yang diamankan di 15 Polda di wilayah Indonesia.”
“Sebanyak 387 orang telah dipulangkan, 55 orang telah ditetapkan tersangka, 2.753 dalam tahap pemeriksaan.”
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin
“Beliau telah menugaskan kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk tidak ragu-ragu mengambil langkah-langkah terukur terhadap terjadinya kegiatan pelanggaran hukum dan juga pelanggaran penegakan hukum.”
![ditemukan puntung rokok di makanan MBG [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/Untitled-6-1238651552.jpg-300x174.webp)
![pelajar nunggak bayar seragam di padang [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/press-release-ppdb-sma-pradita-dirgantara-2025-300x200.jpg)
![World Cup Balap Sperma 2026 [dok. eb]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/website-2-300x169.png)
![Dadan Hindayana-Kepala Badan Gizi Nasional [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/896447_1200-300x169.jpg)