Sejumlah Selebritas Indonesia Terdampak Banjir Bali, Ungkap Kerusakan Rumah

Kamis, 11 September 2025

Nana Mirdad dan Suami (IG @nanamirdad)

Bencana banjir yang melanda Bali pada Rabu (10/9) tidak hanya merugikan masyarakat umum, tetapi juga beberapa selebritas Indonesia yang tinggal di sana.

Mereka membagikan pengalaman pahit mereka di media sosial, menunjukkan kerusakan yang terjadi pada properti mereka, bahkan ada yang hingga kehilangan barang-barang berharga.

Nana Mirdad Ungkap Dinding Jebol dan Kuburan Anjing Hanyut

Salah satu selebritas yang terdampak adalah Nana Mirdad. Istri dari Andrew White ini menceritakan situasi di rumahnya melalui unggahan di Instagram.

Meskipun rumahnya berada di pinggir sungai, ia bersyukur air tidak sampai masuk ke dalam. Namun, banjir menyebabkan salah satu dinding rumahnya jebol, dan yang paling menyedihkan, kuburan anjing kesayangannya hanyut terbawa arus.

Nana Mirdad juga mendoakan teman-teman serta warga Bali yang kediaman dan tempat usahanya turut terdampak. “Sedih banget dengar kondisi Bali yang lumpuh di mana-mana akibat banjir,” tulisnya.

Patricia Gouw Curhat Perabot Terendam Banjir

Model sekaligus presenter, Patricia Gouw, juga merasakan hal serupa. Dalam unggahannya, ia memperlihatkan air banjir yang sudah masuk ke dalam rumah barunya.

Beberapa perabot dan barang elektronik yang baru dibeli atau dipindahkan dari Jakarta terendam, termasuk air purifier dan kulkas SMEG.

Di tengah musibah ini, Patricia juga mengungkapkan bahwa ibu mertuanya sempat terpeleset saat banjir, namun ia memastikan mertuanya dalam kondisi baik. Ia merasa bersyukur karena keluarganya selamat.

Feby Febiola dan Jennifer Bachdim Berharap Bali Cepat Pulih

Selebritas lainnya, Feby Febiola, juga membagikan kondisi rumahnya yang aman meskipun ia tidak bisa bepergian.

Feby mengingatkan bahwa bencana ini seharusnya menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih menjaga lingkungan.

Senada dengan Feby, Jennifer Bachdim juga berharap kondisi Bali segera membaik. Melalui unggahan di Instagram, ia mengatakan bahwa hujan sudah berhenti dan matahari mulai bersinar.

Banjir Terparah dan Korban Jiwa

Menurut Gubernur Bali, I Wayan Koster, banjir kali ini merendam 43 titik di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, dengan empat orang dilaporkan masih hilang.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 14 orang meninggal dunia dan dua lainnya masih dalam pencarian.

Wilayah terparah yang terkena dampak adalah Pasar Kumbasari dan Jalan Raya Pura Demak.

Statement:

Nana Mirdad

“Sedih banget dengar kondisi Bali yang lumpuh di mana-mana akibat banjir. Teman-teman subuh-subuh sudah pada chat, tanya keadaan rumah karena, rumahku di pinggir sungai. Rumah aku enggak apa-apa, air sungai naik tapi enggak sampai ke rumahku. Cuma memang rumah tembok aku ada yang jebol karena air sungainya.”

Patricia Gouw

“Ada pembuangan di rooftop tapi tidak cukup untuk pembuangannya. Jujur speechless. Aku sewa villa di Bali biar aku bisa bolak balik untuk monitor pembangunan rumahku karena trauma sama kontraktor sebelumnya.”

Feby Febiola

“Rumah aman walau enggak bisa ke mana-mana. Thank you for asking. Semoga besok matahari kembali bersinar dan banjir ini bisa menjadi peringatan buat kita semua untuk menjaga lingkungan.”

Jennifer Bachdim

“Last night we had no more rain, and this morning the sun is fighting her way through the clouds. Praying for Bali to heal.”

Gubernur Bali I Wayan Koster

“Yang parah itu Denpasar. Ada 43 titik tapi yang parah ada dua wilayah Pasar Kumbasari dan Jalan Raya Pura Demak. Kemudian ada beberapa juga di Kabupaten Badung.”

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir