Search

Skandal Voting Indonesian Idol 2026: Dana Ratusan Juta Diduga Ditilep, Ivan Gunawan Ikut Kecewa

Jumat, 15 Mei 2026

Rio Lahskart IDOL [dok. web]
Rio Lahskart IDOL [dok. web]

Panggung megah Indonesian Idol 2026 Musim 14 mendadak diguncang isu miring yang bikin heboh jagat maya.

Bukan soal kualitas vokal para kontestannya, melainkan dugaan penggelapan dana voting yang melibatkan oknum ketua fanbase salah satu talenta berbakat, Rio Lahskart.

Kasus ini mencuat tepat setelah langkah Rio harus terhenti di babak Top 3 (Road to Grand Final), yang memicu kecurigaan besar di kalangan pendukung militannya.

Sosok Arini Ayu Septari Zak, yang menjabat sebagai ketua fanbase bernama Glorious, kini menjadi pusat perhatian publik.

Ia diduga menilep uang patungan yang dikumpulkan secara kolektif dari para penggemar untuk mendukung Rio agar tetap aman di kompetisi.

Tidak main-main, dana yang digelapkan disinyalir mencapai angka fantastis hingga ratusan juta rupiah dan diduga digunakan untuk kepentingan pribadi sang oknum.

Kekecewaan Ivan Gunawan dan Gagalnya Rio ke Grand Final

Skandal ini semakin memanas setelah desainer sekaligus artis papan atas, Ivan Gunawan, ikut angkat bicara.

Ivan diketahui merupakan salah satu donatur besar yang mendukung penuh perjuangan Rio Lahskart melalui suntikan dana voting.

Melalui komentar di media sosial, sosok yang akrab disapa Igun ini mempertanyakan transparansi penggunaan dana tersebut karena merasa ada yang tidak beres dengan hasil perolehan suara Rio di malam eliminasi.

Dampak dari tindakan tidak bertanggung jawab ini diduga kuat menjadi alasan utama mengapa Rio Lahskart gagal melaju ke babak Grand Final pada Senin, 11 Mei 2026.

Meskipun Rio memiliki basis massa yang besar, ketiadaan suntikan vote dari dana kolektif yang seharusnya dikelola Arini membuat posisi Rio merosot.

Alhasil, mimpi Rio untuk menjadi juara Indonesian Idol tahun ini harus kandas di posisi tiga besar, menyisakan luka mendalam bagi para pendukung setianya.

Permintaan Maaf Pelaku dan Klarifikasi Resmi Fanbase Glorious

Setelah isu ini viral dan menjadi perbincangan hangat, Arini Ayu Septari Zak akhirnya memberikan sinyal pengakuan melalui sebuah video permintaan maaf.

Pihak internal fanbase Glorious juga tidak tinggal diam dan memberikan klarifikasi resmi melalui akun Instagram mereka pada Jumat, 15 Mei 2026.

Mereka menegaskan bahwa penggelapan dana tersebut adalah tindakan pribadi pelaku tanpa sepengetahuan admin atau tim lainnya yang bekerja keras untuk Rio.

Manajemen fanbase menyatakan bahwa pelaku saat ini bersikap kooperatif untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan maupun hukum.

Mereka berjanji akan mengunggah bukti penggantian dana secara transparan melalui akun resmi agar para donatur mendapatkan kepastian atas uang mereka.

Langkah ini diambil untuk memulihkan nama baik komunitas pendukung Rio yang sempat tercoreng akibat ulah satu orang oknum yang haus akan materi.

Nasib Rio Lahskart dan Pelajaran Berharga bagi Dunia Fandom

Di sisi lain, Rio Lahskart menunjukkan kedewasaannya dengan menyatakan menerima hasil kompetisi dengan lapang dada.

Meskipun ia menjadi korban secara tidak langsung dari skandal ini, Rio tidak ingin memperkeruh suasana dan tetap menghargai proses hukum yang berjalan di internal pendukungnya.

Sikap ksatria Rio ini menuai banyak simpati dari netizen yang merasa bahwa sang idola sebenarnya layak mendapatkan tempat di final jika tidak ada sabotase dana.

Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh ekosistem fandom atau komunitas penggemar di Indonesia agar lebih berhati-hati dalam mengelola dana titipan.

Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama agar niat tulus mendukung idola tidak berakhir menjadi ladang korupsi bagi oknum tertentu.

Industri hiburan Indonesia kini kembali diingatkan bahwa integritas di balik layar sama pentingnya dengan performa di atas panggung utama.

Statement:

Admin akun Instagram @glorious_id

“Pelaku sudah kooperatif dan bertanggung jawab. Bukti penggantian dana nantinya akan diunggah melalui akun resmi Glorious.”

3 Poin Penting:

  1. Ketua fanbase Glorious, Arini Ayu Septari Zak, diduga menggelapkan dana voting Rio Lahskart di Indonesian Idol 2026 hingga ratusan juta rupiah.

  2. Skandal ini mengakibatkan Rio Lahskart tereliminasi di babak Top 3 karena dana dukungan tidak digunakan sebagaimana mestinya, yang juga memicu reaksi keras dari donatur besar seperti Ivan Gunawan.

  3. Pelaku telah mengakui perbuatannya dan pihak fanbase berjanji akan melakukan penggantian dana secara transparan kepada para penggemar yang merasa dirugikan.

[gas/man]

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan