Search
Search
Search

Banjir Bandang Terjang Samosir, Puluhan Warga Mengungsi dan Akses Jalan Lumpuh Terimbas Lumpur

Senin, 28 September 2026

Banjir Bandang Samosir (Antara Foto)

Kabar duka akibat bencana alam kembali menyelimuti kawasan destinasi wisata Pulau Samosir, Sumatera Utara.

Musibah banjir bandang dilaporkan menerjang kawasan permukiman di Dusun I Sitobu, Desa Garoga, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, pada Sabtu (26/9/2026).

Peristiwa mendadak ini sempat memicu kepanikan warga lokal maupun wisatawan di sekitar lokasi kejadian.

Guna memastikan keselamatan jiwa, tim gabungan bersama aparat kepolisian langsung bergerak cepat meluncur ke titik lokasi musibah.

Penanganan darurat dan proses evakuasi warga terdampak segera dilakukan agar terhindar dari potensi bahaya bencana susulan. Situasi di lokasi saat ini tengah dalam penanganan intensif oleh otoritas terkait.

Penyebab Air Luap dari Perbukitan dan Jalur Transportasi Lumpuh

Pemicu utama terjadinya musibah banjir bandang di kawasan Simanindo ini adalah guyuran hujan deras dengan intensitas sangat tinggi yang tak kunjung berhenti.

Kondisi cuaca ekstrem tersebut secara drastis meningkatkan debit air hingga membuat aliran sungai di sekitar perbukitan meluap hebat. Luapan air bah tersebut langsung meluncur deras mengarah ke area permukiman warga Dusun I Sitobu.

Dampak dari hempasan air bah tersebut amat terasa pada infrastruktur jalan desa.

Akses jalan utama menuju Dusun I Sitobu dilaporkan tertutup rapat oleh tebalnya material tanah, batuan, dan lumpur pekat yang terbawa arus dari kawasan lereng bukit.

Kondisi ini sempat melumpuhkan mobilitas warga serta menyulitkan lalu lintas kendaraan yang hendak melintas.

Kerusakan Bangunan Warga Termasuk Rumah Milik Warga Negara Asing

Berdasarkan pendataan sementara yang dilakukan oleh tim penanggulangan di lapangan, sedikitnya tiga unit rumah warga mengalami kerusakan kategori ringan akibat terjangkan lumpur.

Penghuni ketiga bangunan tersebut mencakup keluarga Lasmaria Sidauruk (57), keluarga Saurma Manik (61), serta Nurmasta (59) yang tinggal bersama rekannya, Peter Curson (80).

Menariknya, salah satu korban terdampak yakni Peter Curson dikonfirmasi merupakan seorang Warga Negara Asing (WNA) yang bertempat tinggal di wilayah tersebut.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sementara jumlah total kerugian materiil masih terus dihitung oleh tim pendata resmi di lapangan.

Langkah Antisipasi Warga dan Imbauan Kewaspadaan Bencana Susulan

Pasca-insiden tersebut, seluruh korban terdampak sempat dievakuasi sementara menuju Markas Polsek Simanindo untuk mendapatkan penanganan medis awal dan perlindungan logistik.

Setelah berkoordinasi dengan petugas, para korban memilih untuk beristirahat di rumah sanak keluarga terdekat demi keamanan. Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif mengantisipasi ancaman banjir maupun tanah longsor susulan.

Kepolisian terus mengimbau seluruh lapisan masyarakat yang berada di sekitar kawasan rawan bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan tinggi.

Mengingat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi, kewaspadaan mandiri sangat dibutuhkan. Petugas gabungan juga terus bersiap siaga di lapangan untuk menjaga kondisi lingkungan tetap aman dan terkendali.

Statement:

AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, Kapolres Samosir

“Dari hasil koordinasi, seluruh warga yang rumahnya terdampak memilih untuk tidak kembali ke rumah masing-masing untuk sementara waktu. Mereka selanjutnya beristirahat di rumah keluarga masing-masing sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya banjir maupun longsor susulan.”

“Tiga rumah yang terdampak masing-masing dihuni oleh Lasmaria Sidauruk (57) bersama dua orang lainnya, Saurma Manik (61) bersama tujuh orang lainnya, serta Nurmasta (59) yang tinggal bersama Peter Curson (80). Keduanya merupakan warga negara asing (WNA).”

“Banjir bandang membawa material tanah dan lumpur dari kawasan perbukitan di sekitar Desa Garoga kemudian terbawa arus dan masuk ke permukiman warga.”

3 Poin Penting:

  • Insiden Banjir Bandang Samosir: Banjir bandang menerjang Dusun I Sitobu, Desa Garoga, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir akibat luapan sungai usai hujan deras pada Sabtu (26/9/2026).

  • Dampak Kerusakan dan Korban WNA: Tiga unit rumah warga rusak ringan—termasuk satu rumah yang dihuni Warga Negara Asing (WNA)—serta akses jalan tertutup material lumpur, namun tidak ada korban jiwa.

  • Langkah Evakuasi dan Mengungsi: Seluruh korban terdampak telah dievakuasi dan memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat guna mengantisipasi bahaya bencana susulan.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

Rame 24 Jam

Rame Sepekan