Media sosial kembali menciptakan kegaduhan dengan menyebarkan informasi yang meresahkan publik.
Beredar luas sebuah unggahan video di platform YouTube yang mengeklaim bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memecat Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang baru saja dilantik.
Kabar pemecatan mendadak ini tentu saja menimbulkan pertanyaan besar dan potensi ketidakpastian, mengingat pentingnya stabilitas di kursi Menteri Keuangan bagi perekonomian nasional.
Klaim tersebut sontak menjadi perbincangan, terutama di kalangan warganet yang mengikuti perkembangan kabinet.
Dalam konteks pemerintahan yang baru, isu pergantian menteri, apalagi pemecatan, selalu menarik perhatian.
Namun, seperti banyak kabar lain di jagat maya, informasi ini harus disikapi dengan bijak dan dikonfirmasi kebenarannya.
Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang akurat, terutama yang menyangkut jabatan strategis negara.

Faktanya Menkeu Purbaya Masih Bertugas Aktif
Setelah dilakukan penelusuran fakta, klaim mengenai pemecatan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa adalah tidak benar atau hoaks.
Dilansir dari turnbackhoax.id, pengecekan pada laman resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menunjukkan data yang sangat jelas.
Pada bagian “daftar menteri” di situs kemenkeu.go.id, nama Purbaya Yudhi Sadewa masih tercantum sebagai Menteri Keuangan yang dilantik pada Senin, 8 September 2025.
Kehadiran Purbaya sebagai Menkeu juga dikonfirmasi melalui aktivitas kerjanya yang terekam di media sosial resmi.
Pada Senin, 29 September 2025, akun Instagram resmi Menteri Keuangan yang dikelola Kemenkeu mengunggah foto-foto yang menunjukkan Menteri Purbaya masih aktif bekerja.
\Saat itu, ia mendampingi Presiden Prabowo dalam acara penting, yaitu akad massal KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan serah terima kunci rumah subsidi. Aktivitas ini jelas membantah isu pemecatan.
Komitmen Melayani Rakyat: Mendampingi Presiden dalam Program Pro-Rakyat
Kehadiran Menteri Purbaya mendampingi Presiden Prabowo dalam acara penyerahan kunci rumah subsidi dan KPR massal bukan sekadar formalitas, melainkan bukti nyata komitmennya terhadap program-program pro-rakyat.
KPR FLPP merupakan program strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan akses perumahan yang layak.
Bahkan, jika ada isu pemecatan, logikanya seorang menteri yang baru saja dipecat tidak mungkin masih dilibatkan dalam kegiatan kenegaraan sepenting itu.
Partisipasi Purbaya dalam acara tersebut menggarisbawahi fokus Kemenkeu dalam memastikan kebijakan fiskal berjalan sinkron dengan kebutuhan sosial masyarakat, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar seperti perumahan.
Mengimbau Warganet: Pentingnya Verifikasi dan Jurnalisme Data
Kisah hoaks ini kembali menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat, khususnya warganet, tentang perlunya verifikasi terhadap setiap informasi yang beredar di media sosial.
Berita yang melibatkan tokoh publik dan jabatan penting harus selalu dicek silang dengan sumber-sumber resmi dan kredibel, seperti situs kementerian atau akun media sosial lembaga terkait.
Pemberitaan palsu semacam ini tidak hanya merugikan menteri yang bersangkutan, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas psikologis publik dan persepsi terhadap kinerja pemerintahan yang baru.
Oleh karena itu, kesadaran dan literasi digital adalah benteng utama kita dalam menghadapi arus deras informasi yang menyesatkan.
Kutipan Laporan Turnbackhoax.id:
“Pada laman resmi Kementerian Keuangan (kemenkeu.go.id) bagian ‘daftar menteri’, tertulis bahwa Purbaya Yudhi Sadewa hingga saat ini masih menjadi Menteri Keuangan yang dilantik pada Senin, 8 September 2025,”

![Natalius Pigai [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/artikel-4-300x169.jpg)

