Mentan Amran Sulaiman Nampang: Klaim Bikin Harga Pangan Dunia Turun Drastis

Selasa, 16 Desember 2025

Mentan Amran Sulaiman (ist)

Presiden Prabowo Subianto udah nge-gas ngumpulin semua menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana, Senin (15/12/2025).

Nah, di forum gede ini, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman langsung nyampein laporan kinerja yang bikin bangga.

Amran mengaku udah gercep mengirim bantuan pangan ke daerah bencana sampe nembus angka 44 ribu ton! Gak cuma soal bantuan, Amran juga negasin banget kalau cadangan beras nasional aman dan tidak ada masalah.

Intinya, urusan pangan di dalam negeri terkendali banget, meskipun ada musibah gede di Sumatera.

Penghargaan Top FAO: Kontribusi RI Gak Kaleng-kaleng

Yang lebih heboh lagi, Amran ngumumin kalau Kementerian Pertanian baru aja dapet penghargaan top dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO)!

Penghargaan ini bukan sembarang pujian, tapi bukti kontribusi Indonesia terhadap dunia di sektor pangan.

Amran dengan bangga nyebutin kalau kontribusi kita itu tercatat di halaman 17 laporan FAO. Kenapa FAO sampe ngasih penghargaan? Jawabannya simpel: kita berhasil nurunin harga pangan dunia secara signifikan!

Dulu, harga pangan global mencapai 650 dolar AS per ton, sekarang turun drastis ke 340 dolar AS, alias turun 42%!

Indonesia Pivot: Dari Importir Terbesar Jadi Penentu Harga Dunia

Gimana caranya Indonesia bisa nurunin harga pangan dunia sampe 42 persen? Jawabannya ada di status kita dulu. Amran ngejelasin kalau Indonesia dulu itu importir beras terbesar.

Bayangin, kalau importir terbesar dunia stop impor, otomatis permintaan di pasar global turun drastis kan?

Nah, karena Indonesia sekarang tidak impor beras lagi (berkat peningkatan produksi dalam negeri), dampaknya langsung kerasa ke stabilitas harga pangan dunia.

Ini bener-bener nunjukin power kita lho. Indonesia gak cuma memenuhi kebutuhan sendiri, tapi juga ikut menentukan arah harga pangan global.

Keren banget!

Cadangan Aman: Support Penuh untuk Kebutuhan Domestik

Laporan Amran tentang cadangan beras yang aman dan gak ada masalah itu penting banget lho buat stabilitas domestik.

Dengan produksi yang kuat dan berkelanjutan, pemerintah bisa lebih fokus buat penyaluran bantuan ke daerah bencana tanpa khawatir krisis pasokan di tempat lain.

Total 44 ribu ton bantuan pangan yang udah terkirim itu adalah bukti nyata dari kekuatan cadangan nasional.

Statement:

Amran Sulaiman, Menteri Pertanian

“Baru saja Kementerian Pertanian mendapatkan penghargaan halaman 17 dari FAO… Sekarang 340 turun 42%. Karena Indonesia importir beras terbesar, tapi sekarang tidak impor, sehingga harga pangan dunia turun 42%.”

3 Poin Penting:

  1. Mentan Amran Sulaiman melaporkan kepada Sidang Kabinet bahwa Kementerian Pertanian telah berkontribusi besar dalam menurunkan harga pangan dunia sebesar 42 persen.

  2. Penurunan harga pangan global disebabkan karena Indonesia, yang dulu adalah importir beras terbesar, kini tidak impor lagi, sehingga mengurangi tekanan permintaan global.

  3. Kementan menerima penghargaan dari FAO atas kontribusi ini, sementara di domestik, Amran memastikan cadangan beras aman dan 44 ribu ton bantuan pangan telah terkirim ke daerah bencana.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir